Prosedur & Standar Keselamatan Kerja Listrik Tegangan Tinggi

5/5 (4)

Prosedur Keselamatan Kerja Listrik Tegangan Tinggi – Beberapa waktu lalu, kami telah menulis tentang sengatan arus listrik dan pencegahannya. Pada kesempatan kali ini, kami akan tulis secara lebih khusus dan detail mengenai mekanisme prosedur keselamatan kerja listrik, utamanya pada tegangan tinggi.

prosedur keselamatan kerja listrik
Gambar via : Pexels.com

Mengapa Prosedur Keselamatan Kerja Penting?

Jika kita bahas mengenai instalasi dan maintenance peralatan pada tegangan tinggi, maka prosedur keselamatan kerja operator & engineer juga erat kaitannya dengan hal tersebut. Untuk menjamin keselamatan operator, diperlukan SOP (standard operating procedure) keselamatan kerja listrik.

Standar tersebut dibuat bukan sekadar untuk formalitas. Kerugian & kecelakaan kerja dapat dicegah serta diminimalisasi dengan kita menaati aturan-aturan itu.

Baca juga : Hero paling sakit Mobile Legends 2019


Prosedur Keselamatan Kerja untuk Teknisi/Operator yang Bekerja di Sekitar Peralatan Tegangan Tinggi

Beberapa tips keselamatan kerja listrik tegangan tinggi di bawah ini dapat diperhatikan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Apa saja?

    1. Copot seluruh sumber daya AC dari peralatan.
    2. Trip-kan CB pada saluran distribusi daya pada panel breaker utama.
    3. Berikan tanda yang bisa dipahami orang lain bahwa peralatan/rangkaian sedang diservis.
    4. Discharge seluruh kapasitor menggunakan discharge stick yang disediakan oleh manufacturer peralatan listrik Anda.
    5. Jaga jarak dengan rangkaian yang masih aktif bekerja.
    6. Biarkan peralatan dan komponen dingin sepenuhnya sebelum Anda ingin mengganti atau memperbaikinya.
    7. Ketahui secara pasti, komponen mana saja dalam sistem yang mengandung PCB.
    8. Minimalkan paparan radiasi RF
    9. Hindari kontak langsung dengan permukaan panas pada sistem.

SOP Keselamatan Kerja Listrik Dasar

Selain 9 tips prosedur keselamatan kerja instalasi listrik untuk tegangan tinggi di atas, hal-hal dasar di bawah ini juga perlu Anda perhatikan (hal ini sudah pernah saya sampaikan di sini) :

  • Berdoalah memohon perlindungan dan keselamatan kepada Tuhan.
  • Ketahui cara pengoperasian dari peralatan listrik yang akan digunakan. Jangan malas membaca manual book peralatan!
  • Jangan sampai kaki Anda menyentuh lantai secara langsung. Gunakan safety boots yang terbuat dari isolator.
  • Jangan gunakan kabel yang tidak layak pakai(terkelupas, dsb.) untuk instalasi kita. Apalagi  bila instalasi kita memiliki load sangat besar.
  • Pastikan instrumen-instrumen pada sambungan (switch, steker, dsb) tidak terdapat scratch atau kerusakan.
  • Hand tool (contoh : obeng, tang, palu, pemotong kabel, dsb) harus terisolasi dengan baik.
  • Grounding atau pentanahan harus dipastikan baik.
  • Pastikan switch utama off sebelum mulai memperbaiki peralatan.
  • Apapun alasannya, jangan mengoperasikan peralatan di luar rekomendasi dari manual book.

Baca juga : Definisi harmonisa

Mungkin, pada praktiknya posedur keselamatan kerja instalasi listrik tegangan tinggi ini terkesan ribet, lama, dan sedikit menyusahkan. Tapi, bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati? 🙂

Semoga bermanfaat.



Daftar Pustaka

  • Mr. A. Ramesh dkk., Electrical Machines and Appliances
  • Jerry C. Whittaker, AC Power Systems Handbook

Berikan rating konten :

Leave a Comment