Cara Efektif Mengajarkan Anak Bersikap Sopan Santun

4.86/5 (7)

Cara Mengajarkan Anak Sopan Santun – Di zaman sekarang ini sopan satun adalah sesuatu yang bisa dibilang mahal ya bund. Sebab, rasa-rasanya semakin lama sikap sopan santun khususnya pada anak-anak saat ini semakin berkurang. Pendidikan anak di dalam keluarga adalah salah satu hal yang paling utama untuk mengajarkan anak mengenai sopan santun.

mendidik anak sopan santun
Gambar via : Pexels.com

Acara TV yang mayoritas ‘tidak ramah’ terhadap anak menurut kami menjadi salah satu sebab eksternal dari degradasi sikap sopan santun pada anak dewasa ini. Bila dibiarkan sering menonton televisi, lambat laun anak akan mengikuti apa yang ia lihat.

Padahal, banyak sekali adegan-adegan pada sinetron maupun acara TV yang kurang patut ditiru oleh anak kita.

Lantas, bagaimana cara mengajarkan anak sopan santun di zaman modern seperti sekarang? Ini dia tips singkat namun sangat efektif untuk mengajarkan anak bersikap sopan dan santun kepada orang lain sejak usia dini.

Cara mendidik anak bersikap sopan santun dengan efektif

Apa saja yang bisa Anda lakukan?


#1. Anda harus mengajarkan nilai sopan santun sejak dini

Pada saat anak Anda masih balita atau usia dini, mulailah untuk menunjukkan bagaimana caranya bersikap sopan santun supaya tertanam kuat di dalam benak mereka. Sejak usia 2 hingga 3 tahun, anak sudah sangat mampu mengamati dan mulai meniru apa yang ada di sekitarnya.

Melihat orangtuanya bersikap yang baik dan juga santun merupakan pembelajaran yang paling baik bagi anak Anda.

Jadi, biasakan Anda terlihat sopan juga terhadap orang lain di depan anak Anda. Jangan sekalipun terlihat membentak-bentak, merendahkan, dan meremehkan orang lain di hadapan anak Anda. Ya, seharusnya hal-hal negatif ini tidak Anda lakukan baik di depan ataupun di belakang anak Anda kan. Hehe 🙂

Ingin menjadikan anak orang baik, maka sudah selayaknya perbaikan diri itu dimulai dari kita, sebagai orang tua.

Baca juga : Agar anak suka makan sayur

#2. Berikan teladan yang baik

Sekali lagi, Anda selamanya hanyalah bermimpi apabila ingin lihat buah hati bersikap sopan santun dan baik kepada orang lain, tetapi ternyata Anda sendiri tak bersikap yang demikian. Cara mengajar sopan santun pada anak yang paling efektif adalah dengan memberikan contoh dan juga teladan yang baik di rumah.

Sejak kecil ajarkan kepada anak Anda sikap sopan santun dengan memberikan keteladanan dari Anda sendiri. Tanpa perlu berkata pun anak Anda nantinya akan dapat melihat dan belajar sendiri tentang bagaimana seharusnya dalam besikap. Apalagi bila masih dini, mungkin saja dengan terlalu banyak kata-kata, justru anak Anda tak terlalu paham.

Jadi, mari mulai bersikap sopan dan santun, menjadi orangtua yang memberi teladan baik bagi anak-anak kita.

Baca juga : Daftar hero terkuat Mobile Legends

#3. Tiga kunci dasar dalam bersikap sopan santun : terima kasih, maaf, dan tolong

Saat di rumah, saat kita meminta bantuan sesuatu kepada anak, biasakan mengawali permintaan bantuan menggunakan kata “tolong”.

Bila kita melakukan kesalahan kecil atau besar, sengaja atau pun tidak, biasakan menggunakan kata “maaf”.

Jangan ketinggalan pula untuk selalu mengucapkan kata “terima kasih” bila anak melakukan sesuatu buat Anda.


Bila dibiasakan, hal-hal yang sepertinya sangat remeh itu dipercaya para ahli pengasuhan anak sangat berpengaruh positif untuk anak Anda. Khususnya untuk mendidik anak sopan santu.

Yuk, dibiasakan menggunakan 3 kata ini :

  • terima kasih,
  • tolong, dan
  • maaf.

Jangan lupa bisakan juga kata-kata lain seperti ucapan permisi, ucapan salam, dan lain sejenisnya kepada anak kita.

Baca dulu : Cara Mengajarkan Kedisiplinan pada Balita

#4. Latih sikap sopan santun sembari bermain sandiwara/drama

Apabila anak Anda masih dini, ajak dia bermain drama atau sandiwara. Anak umumnya akan suka sekali bermain peran dengan teman seumurannya. Libatkan saja diri Anda dan pakai kesempatan ini untuk latih sikap sopan santun mereka.

Contohnya, ajak anak Anda berlatih sopan santun dengan skenario seperti ini :

Anda dan anak Anda berperan sebagai tamu serta tuan rumah. Lakukan pergiliran peran secara gantian. Saat Anda menjadi tuan rumah, ajarkan cara jadi tuan rumah yang baik dan sopan untuk menerima tamu padanya. Saat Anda menjadi tamu, contohkan pada dia bagaimana cara bertamu dan menjadi tamu yang santun.

#5. Berikan perhatian yang tulus kepada anak

Sekarang ini banyak terjadi masalah pada anak yang ternyata akar penyebabnya adalah kurangnya perhatian dari orang tuanya.  Orang tuanya terlalu sibuk dengan urusan kantor ataupun pekerjaannya.

Bunda, apapun alasannya, anak Anda butuh sekali perhatian dari kedua orang tuanya. Ia sangat memerlukan perhatian dari ibu maupun ayahnya.


Sering kali anak menunjukkan sikap yang tidak santun ataupun cenderung nakal karena ingin mencari perhatian kedua orang tuanya.

Saran kami, sesibuk apapun Anda, luangkan waktu untuk anak. Walaupun sekadar menanyakan kabar di sela-sela kesibukan kantor Anda, ataupun membawakan makanan kesukaan anak Anda ketika pulang kerja.


Akhir kata, semoga kita bisa mengajarkan sopan santun pada anak dengan baik dan benar ya. Aamiin.


Sekian.

Berikan rating konten :

Leave a Comment