Cara Mendidik Anak Agar Tidak Jadi Pemalu

5/5 (3)

Cara Mendidik Anak Agar Tidak Jadi Pemalu Lagi – Bunda, apakah buah hati tercinta Anda adalah seorang pemalu? Sebagai orangtua yang baik bagi anak-anak Anda, memiliki anak yang sangat pemalu ini bisa menjadi kecemasan tersendiri ya, bund. Ketika teman-teman buah hati kita sudah berani bertanya dan menyapa kepada orang baru, anak kita masih banyak diam, takut bila berbicara dengan orang lain.

agar anak tidak menjadi pemalu
Sumber : Pexels.com

Rasa malu memang tidak mudah untuk bisa diatasi, tapi bukan berarti tidak bisa ya Bunda. Ada banyak anak yang hingga tumbuh jadi orang dewasa, tetap menjadi pribadi yang pemalu. Dengan mengolah dari berbagai sumber yang kredibel, berikut ini beberapa cara mudah mendidik anak pemalu agar tidak jadi pemalu lagi. Mari disimak.

Cara mendidik anak agar tidak jadi pemalu

Jangan khawatir, Bunda bisa melakukan hal-hal di bawah ini.

#1 – Jangan sebut ia anak pemalu

Sebagaimana perkataan adalah do’a, hindari menyebut anak anda adalah pemalu, walaupun ia benar-benar pemalu saat ini. Anak-anak Anda akan tumbuh sebagaimana label Anda terhadap dia, Bunda. Stop menyebutnya pemalu.


#2 – Latih ia berinteraksi dengan orang yang tak dikenal

Untuk mengajarkan anak agar tidak menjadi pemalu, Anda bisa melatihnya berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal. Misalnya, saat Anda bersama si kecil sedang berada di tempat makan atau toko, mintalah anak Anda untuk membayarkan belanjaan di kasir. Berilah uang kepadanya dan biarkan ia belajar berkomunikasi dengan kasir.

Hal kecil tersebut akan melatih si kecil untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain.

#3 -Ikutkan kelompok drama

Salah satu cara terbaik menurut para ahli untuk mengatasi anak pemalu dan penakut adalah dengan mendaftarkan diri mereka di kelas atau pun kelompok drama. Mereka mungkin saja akan lebih mudah jadi orang lain dibandingkan jadi dirinya sendiri. Akan tetapi cara satu ini tak bisa bekerja pada semua anak lho bund.

Coba bujuk dulu si kecil. Beri ia motivasi dan alasan yang kuat mengapa harus ikut kelompok drama.  Semoga mereka bisa menikmati perannya di panggung dan lupa akan dirinya yang pemalu tersebut. Silakan dicoba.

Baca juga :

#4 – Berlatih dengan Bunda

Melanjutkan tema drama yang tadi ya bund. Apabila anak Anda masih terlalu pemalu untuk bisa memulai sesuatu yang baru, maka usahakan mereka berlatih terlebih dulu dengan Anda. Setelah itu, secara perlahan tingkat kecemasan anak akan berkurang sebab mulai akrab dengan situasi.

Dan.. Anda bisa memintanya untuk mengikuti kelompok drama baik di sekolahnya ataupun di luar.

#5 – Berikan semangat & motivasi

Beberapa anak mungkin saja selalu mencoba sesuatu yang baru tanpa harus malu-malu, akan tetapi hal yang berbeda terjadi pada anak pemalu dan penakut. Mereka akan berpikir dua kali untuk melakukan sesuatu yang baru tersebut.

Sebisa mungkin beri dorongan positif kepada anak Anda untuk melakukan aktivitas-aktivitasnya tanpa harus memaksa.

Tumbuhkan kepercayaan diri mereka dengan mendukung apa yang menjadi pilihan mereka. Jangan menghakimi. Jangan justru mengolok-oloknya dengan kata-kata seperti, “yah, masa gitu aja malu dik..” dan sejenisnya. Jangan lakukan hal tersebut.

#6 – Jangan kecewa yang berlebih

Mungkin saja bagi beberapa orang tua sikap pemalu anaknya tersebut bisa menumbuhkan rasa jengkel. Untuk itulah sangat disarankan sekali agar Anda sebisa mungkin menghindari sikap yang menunjukkan rasa jengkel atau pun kecewa kepada mereka.

Baca juga :


Hal yang demikian ini akan menjadikan anak Anda merasa tak berharga. Jadilah teman baik bagi anak Anda yang pemalu. Kalau bukan Anda teman terbaik baginya, siapa lagi?

#7 – Mendengarkan

Cara mengatasi anak pemalu selanjutnya adalah dengan banyak mendengarkan mereka. Anak-anak juga memiliki hak untuk bisa mengutarakan pendapatnya. Untuk itulah ada baiknya Anda mendengarkan mereka.

Cari tahu apa saja hal-hal yang membuat anak Anda menjadi malu untuk melakukan suatu hal. Hal ini penting bagi Anda untuk menentukan apa yang harus dilakukan setelahnya.

Selain mendengarkan apa yan gmembuat ia malu, dengarkan juga tentang kesukaanya. Kegiatan apa yang dia suka? Game yang ia mainkan? Hobinya? Siapa teman terdekatnya? Apa pelajaran favoritnya? Dari situlah Anda nantinya juga akan mengetahui cara untuk bisa kembangkan pribadi anak Anda dengan baik.

#8 – Jangan ubah mereka

Setiap anak tentu akan memiliki kepribadiannya masing-masing. Untuk itulah jangan coba mengubah anak Anda. Jangan paksa mereka untuk menjadi seperti orang lain.

Wajar bila Anda cukup khawatir rasa malu bisa hambat tumbuh kembang anak Anda. Maka, cara paling bijak untuk mengatasi kekhawatiran ini adalah dengan membantu anak Anda secara bertahap untuk bisa keluar dari rasa malunya tersebut ya bunda.

#9 – Biarkan ia mengikuti komunitas yang digemarinya

Bila anak Anda sudah mulai besar, doronglah anak Anda untuk mengikuti komunitas hobi atau kemampuan yang digemarinya.

Sebagai contoh, bila ia suka bermain skateboard atau sepatu roda, biarkan ia mengikuti komunitas skateboard dan sepatu roda. Bila anak Anda gemar memelihara kucing, ajaklah ia bergabung dalam komunitas pencinta kucing. Dan sebagainya.


Keberanian akan tumbuh dari hal yang ia gemari terlebih dahulu. Biarkan dia mengekspresikan dirinya dalam wadah yang ia suka.

Demikianlah cara mengatasi anak agar tidak jadi pemalu yang bisa kami tuliskan kepada Anda semuanya.


Semoga bermanfaat.

Berikan rating konten :

Leave a Comment